Tropodo, Krian – Suasana Balai Desa Tropodo tampak lebih berwarna pada, 14 Mei 2026, saat puluhan peserta mengikuti kegiatan Pelatihan dan Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Melukis Tas. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan pemberdayaan ekonomi perempuan di Desa Tropodo.
Peserta yang terdiri dari anggota PKK, kader perempuan, serta warga Desa Tropodo tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Sejak pagi hari, Balai Desa dipenuhi semangat belajar dan berkarya, menciptakan suasana yang tidak hanya edukatif tetapi juga menyenangkan.
Dalam pelatihan ini, para peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar melukis tas, mulai dari pengenalan alat dan bahan, pemilihan warna, hingga teknik membuat motif yang menarik dan memiliki nilai jual.
Dengan kuas di tangan dan berbagai pilihan warna yang tersedia, setiap peserta bebas menuangkan ide dan kreativitasnya ke atas media tas. Hasilnya pun beragam, mulai dari motif bunga, pemandangan, hingga desain modern yang mencerminkan karakter masing-masing peserta.
Bagi sebagian peserta, ini merupakan pengalaman pertama melukis tas. Namun dengan bimbingan instruktur dan suasana yang mendukung, mereka mampu menghasilkan karya yang menarik dan membanggakan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengisi waktu luang dengan aktivitas kreatif, tetapi juga memberikan wawasan mengenai peluang usaha berbasis kerajinan tangan. Tas yang dihias dengan sentuhan seni memiliki nilai tambah yang dapat dikembangkan menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
Melalui penyuluhan yang diberikan, peserta juga mendapatkan motivasi untuk terus mengembangkan keterampilan dan melihat potensi usaha yang dapat dijalankan dari rumah. Dengan demikian, kreativitas tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pemerintah Desa Tropodo menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan. Perempuan memiliki peran penting dalam keluarga maupun lingkungan sosial, sehingga peningkatan kapasitas dan keterampilan menjadi investasi yang sangat berharga bagi kemajuan desa.
Kegiatan pelatihan seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, semangat berkarya, serta mendorong lahirnya berbagai usaha kreatif dari masyarakat Desa Tropodo.
Di balik warna-warni cat yang menghiasi tas, tersimpan semangat yang lebih besar: semangat untuk belajar, berkembang, dan menjadi lebih mandiri. Kegiatan Pelatihan dan Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Melukis Tas ini membuktikan bahwa kreativitas dapat menjadi jembatan menuju pemberdayaan dan kemandirian ekonomi.
Melalui kegiatan seperti ini, Desa Tropodo terus berupaya menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi perempuan untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan desa.
(Humas Desa Tropodo)